SUDAH PINDAH RUMAH -> ADA KOKO

14 Februari di Kota Pahlawan

Rabu, 18 Februari 2009

AKHIRNYA bisa juga kembali menginjakkan kaki di Kota Pahlawan (Surabaya), dulu sih pernah ke Sidoarjo waktu PON XV tahun 2000 lalu-sudah lama banget kan???

Nah, kunjungan kali ini dalam rangka mengikuti Seminar Nasional Kimia 2009 di Univ Negeri Surabaya (Unesa) - 14 Februari 2009. Nah, setelah seminar selesai. Saatnya menikmati nikmatin kota Surabaya. Untuk memudahkan akses akhirnya saya memutuskan bermalam di Hotel Sahid di jalan Sumatera dan letaknya tidak terlalu jauh dari Plasa Surabaya, dan Monumen Kapal Selam.

Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monkasel, adalah sebuah museum kapal selam yang terdapat di Kota Surabaya. Terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia. Monumen ini berada di Jalan Pemuda, tepat di sebelah Plasa Surabaya.


tanpa menghilangkan kesempatan yang berharga, dengan ditemenin Yayuk dan Farah (Duta Bahasa Jatim 2008) menikmati es krim Zangrandi. Tempat ini merupakan salah satu lokasi yang sering dijadikan Wisata kuliner di kota Surabaya. Lokasinya strategis di bilangan jalan Yos Sudarso Surabaya samping Garden Palace Hotel depannya kantor DPRD Jawa Timur. Ternyata tempat ini memang sudah terkenal, berdiri sejak tahun 1930 dan bangunannya ciri khas kota tua. Cocok buat anak muda dan kalau orang tua mungkin untuk nostagia. Katanya lebih asik lagi kalau makan waktu suasana malam. Alasannya, cuacanya dingin dan kadang ada yang jual kacang rebus. Trus, kursi-nya juga pakai kursi lama dengan jalinan rotan/bambu warna merah.

Eh,.tanpa berpanjang lebar kita memesan tiga jenis es krim dan pastinya Enak banget,..




1 komentar:

ihsanhaqiqi.blogspot.com mengatakan...

sebagai orang yang selalu berkutat di surabaya, sebenarnya masih banyak lokasi yang menarik. So kunjungi lagi di lain waktu
^.^

Poskan Komentar

 
 
 

BERGABUNG DENGAN BLOG INI

PENJAGA LAMAN

Foto Saya
prakoso bhairawa
Lahir di Tanjung Pandan (pulau Belitung), 11 Mei 1984. Ia memiliki nama pena KOKO P. BHAIRAWA. Duta Bahasa tingkat Nasional (2006) ini kerap menulis di berbagai media cetak Nasional dan Daerah. Buku-bukunya: Megat Merai Kandis (2005), La Runduma (2005), Ode Kampung (2006), Uda Ganteng No 13 (2006), Menggapai Cahaya (2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (2006), Teen World: Ortu Kenapa Sih? (2006). Asal Mula Bukit Batu Bekuray (2007), Medan Puisi (2007), 142 Penyair Menuju Bulan (2007), Ronas dan Telur Emas (2008), Tanah Pilih (2008), Putri Bunga Melur (2008), Aku Lelah Menjadi Cantik (2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (2009), Cerita Rakyat dari Palembang (2009), Wajah Deportan (2009), Pendekar Bujang Senaya (2010), Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger (2010), dan Membaca dan Memahami Cerpen (2010). Tahun 2009 menjadi Nominator Penulis Muda Berbakat – Khatulistiwa Literary Award. Saat ini tercatat sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Beralamat di koko_p_bhairawa@yahoo.co.id, atau di prak001@lipi.go.id
Lihat profil lengkapku