SUDAH PINDAH RUMAH -> ADA KOKO

Sastrawan Se-Indonesia Bertemu di Babel

Jumat, 29 Mei 2009

Jumat, 29 Mei 2009 | 03:15 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS.com--Sebanyak 120 sastrawan se-Indonesia direncanakan menggelar pertemuan di Provinsi Bangka Belitung (Babel), membahas berbagai persoalan budaya dan sastra di negeri ini.

"Babel direncanakan jadi tuan rumah temu sastra Indonesia (TSI) yang akan digelar pada Juli 2009. Ini TSI kedua setelah sebelumnya digelar di Provinsi Jambi," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel, Yan Megawandi, di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, pada acara itu antara lain akan hadir sastrawan terkenal di Indonesia seperti Sapardi Joko Damono, Budi Dharma, Jakob Sumarjo, Radar Panca Darma, dan Melani Budianta.

"Pertemuan sastrawan ini untuk menyongsong "Visit Babel Archie 2010" sehingga dengan acara ini Babel banyak belajar dalam mengemas kegiatan yang berskala nasional," ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan TSI di antaranya adalah dialog sastra dan malam apresiasi sastra yang menampilkan sejumlah puisi, musikalisasi puisi, bazar buku dan wisata budaya.

"Kegiatan ini juga momentum penting bagi para pelajar dan generasi muda Babel untuk berdialog dengan para sastrawan terkenal tersebut untuk menambah ilmu pengetahuan tentang dunia sastra," ujarnya.

Menurut dia, pihak panitia akan menyediakan waktu untuk berdialog antara para sastrawan itu dan para pelajar di Babel.

"Ini kesempatan bagi pelajar untuk bisa menambah ilmu pengetahuan dan momentum ini mesti dimanfaatkan dengan baik karena sangat sulit mengumpulkan ratusan sastrawan dalam sebuah kegiatan. Karena itu kegiatan ini harus dimanfaatkan untuk menambah wawasan," ujarnya.

Ia mengatakan, Babel ditunjuk sebagai tuan rumah TSI karena dinilai mimiliki budaya yang masih tetap dilestarikan dan bertahan mengikuti kemajuan zaman.

"Babel adalah negeri berbudaya dan memiliki banyak kesenian dan kreatifitas budaya tradisional yang masih bertahan serta diwariskan secara turun-temurun," ujarnya.

sumber : Kompas

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 
 

BERGABUNG DENGAN BLOG INI

PENJAGA LAMAN

Foto Saya
prakoso bhairawa
Lahir di Tanjung Pandan (pulau Belitung), 11 Mei 1984. Ia memiliki nama pena KOKO P. BHAIRAWA. Duta Bahasa tingkat Nasional (2006) ini kerap menulis di berbagai media cetak Nasional dan Daerah. Buku-bukunya: Megat Merai Kandis (2005), La Runduma (2005), Ode Kampung (2006), Uda Ganteng No 13 (2006), Menggapai Cahaya (2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (2006), Teen World: Ortu Kenapa Sih? (2006). Asal Mula Bukit Batu Bekuray (2007), Medan Puisi (2007), 142 Penyair Menuju Bulan (2007), Ronas dan Telur Emas (2008), Tanah Pilih (2008), Putri Bunga Melur (2008), Aku Lelah Menjadi Cantik (2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (2009), Cerita Rakyat dari Palembang (2009), Wajah Deportan (2009), Pendekar Bujang Senaya (2010), Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger (2010), dan Membaca dan Memahami Cerpen (2010). Tahun 2009 menjadi Nominator Penulis Muda Berbakat – Khatulistiwa Literary Award. Saat ini tercatat sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Beralamat di koko_p_bhairawa@yahoo.co.id, atau di prak001@lipi.go.id
Lihat profil lengkapku