SUDAH PINDAH RUMAH -> ADA KOKO

Mantan Pengelola Majalah Akses Raih Anugerah Iptek 200

Rabu, 12 Agustus 2009

MEMBANGGAKAN. Itu lah kata yang pantas untuk Prakoso Bhairawa Putera (25), putra Bangka Belitung yang baru saja meraih Anugerah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) 2009.

Penghargaan diberikan Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mewakili Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Menteri Negara Komunikasi dan Informatika M Nuh dan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, pada acara acara puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-14 tahun 2009, di Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan (BPP) Teknologi, Jalan MT Tamrin No 8, Jakarta, Senin (10/8).

"Dengan diterima penghargaan ini memacu saya untuk lebih giat memasyarakatkan dan membudayakan iptek melalui penulisan di media cetak, dan mengajak rekan-rekan sesama peneliti untuk menuliskan gagasan dan hasil-hasil penelitian dengan lebih populer untuk konsumsi masyarakat umum," ujar Prakoso, mantan kru AkSes (Ajang Kreasi Seputar Siswa), majalah siswa Babel, terbitan Bangka Pos Group.

Peneliti Muda Kebijakan Iptek pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini dinilai berprestasi mempromosikan dan membudayakan iptek melalui penulisan di media cetak kepada masyarakat.

Prakoso menyisihkan 20 nominator lainnya untuk kategori penulis Iptek. Alumni SMUN 2 Sungailiat (SMAN 1 Pemali) ini berhasil menjadi terbaik pertama dengan judul tulisan Langkah Percepatan Kebangkitan Iptek. Selain Prakoso, ada dua penerima anugerah lainnya yaitu Siti Nuryati (Melirik Potensi Energi, Pangan, dan Kesehatan dari Laut), dan Sudarmono Sasmono (PLTA Run Off River Solusi Konflik Pemanfaatan Air).

Pada seleksi awal setidaknya ada 15 tulisan Prakoso yang dipublikasi di sejumlah media seperti Bangka Pos (Bangka), Suara Karya (Jakarta), Pikiran Rakyat (Bandung) dan Biskom (Jakarta) yang lolos penilaian panitia. Jumlah keseluruhan naskah yang lolos seleksi adalah 162 untuk kategori jurnalis dan 96 kategori penulis iptek.

Anugerah Iptek 2009 untuk kategori penulis dan jurnalis ini diberikan atas dasar publikasi yang ditulis oleh jurnalis ataupun penulis di media massa selama periode Agustus 2008 hingga Juli 2009. Publikasi yang masuk kemudian diberikan penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari Carunia Mulya Firdausy, Ninok Leksono dan Iwan Samariansyah berdasarkan kriteria, mencakup penggunaan EYD, gaya bahasa, substansi, deskripsi, investigasi analisa dan solusi.

Atas prestasi tersebut, Prakoso mendapatkan trophy bergilir dan trophy tetap dari Menristek, piagam penghargaan dan uang tunai Rp 5 juta. Sementara penerima anugerah untuk kategori jurnalis diraihh)Rohmat Haryadi (Majalah Gatra), Wahyu Kuncoro SN (Harian Bhirawa), dan Aprika Rani Hernanda (Bisnis Indonesia).

Hakteknas 2009

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tiap tahun dirayakan sebagai pertanda bagaimana teknologi memainkan peran dalam kancah pertumbuhan di Indonesia, dalam perspektif, politik, ekonomi, maupun dalam perspektif sosial.

"Jika di masyarakat ada mitos bahwa teknologi adalah sesuatu yang eksklusif dan sifatnya sulit, itu adalah mitos yang menjadi pekerjaan rumah untuk kita lunturkan," kata Menristek Kusmayanto Kadiman pada peringatan Hakteknas ke-14 di Jakarta, Senin (10/8).

Dalam peringatan Hakteknas, ketiga menteri juga menyerahkan anugerah kepada pemerintah kabupaten dan kota, masyarakat, ilmuwan dan wartawan/penulis yang berprestasi dan memberikan sumbangan nyata bagi pemanfaatan iptek dalam pembangunan bangsa.

Pemenang anugerah kabupaten dan kota yang mendorong pembangunan iptek melalui peningkatan kompetensi kelembagaan dan sumber daya daerah adalah Kabupaten Jepara (kelembagaan terkait iptek), Kota Bandung (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Iptek).

Selain itu, juga Kabupaten Karang Asem (sumber daya manusia terkait iptek), Kota Magelang (Anggaran Litbang dan Pemanfaatan Iptek), Kota Palu (kegiatan penelitian, pengembangan dan pemanfaatan iptek), dan Kabupaten Bangka Selatan (Pengembangan Program Iptek).

Rangkaian peringatan Hakteknas Ke-14 tahun 2009 disemarakkan dengan kegiatan Pameran Ritect Expo 2009 yang diselenggarakan di 9 kota secara berurutan, yaitu Manado, Banjarmasin, Malang, Kupang, Jepara, Padang, Palembang, Makassar, dan Jakarta. Dialog interaktif membahas 6 bidang fokus iptek (pangan, energi baru dan terbarukan, teknologi informasi dan komunikasi, transportasi, pertahanan dan keamanan, serta kesehatan dan obat) yang ditayangkan di TVRI dan TV-One, serta penyerahan 101 Inovasi dan Atlas Indonesia. (*/adi)

READ MORE - Mantan Pengelola Majalah Akses Raih Anugerah Iptek 200

Penganugerahan Pemerintah Kepada Kreativitas dan Inovator Teknolog

Senin, 10 Agustus 2009

Untuk memotivasi dan memacu pengembangan teknologi dan penerapannnya di semua bidang kehidupan, dalam rangka peringatan Hateknas Ke-14, Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) memandang perlu memberikan anugerah kepada pemerintah kabupaten dan kota, masyarakat, ilmuwan dan wartawan/penulis yang berprestasi dan memberikan sumbangan nyata bagi pemanfaatan iptek dalam pembangunan bangsa.

Pada puncak peringatan Hateknas Ke -14 diselenggarakan pada Senin, 10 Agustus 2009 Bertempat di Auditorium Gedung II BPPT, Jl. M.H Thamrin, Jakarta. Atas nama pemerintah, KNRT memberikan penganugerahan kepada kreativitas dan inovator bidang teknologi dalam pengembangan, pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan motivasi masyarakat menggunakan Iptek dalam kehidupan sehari-hari menuju kesejahteraan bangsa Indonesia .

Penganugerahan ini diberikan oleh Menteri Riset dan Teknologi; Menteri Komunikasi dan Informatika; dan Menteri Perindustrian. Adapun pemenang Anugerah di bawah ini yaitu :

Pemenang Anugerah Kabupaten dan kota : Kabupaten jepara (Kelembagaan terkait Iptek); Kota Bandung (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Iptek); Kabupaten Karang Asem (Sumberdaya Manusia terkait Iptek); Kota Magelang (Anggaran litbang dan pemanfaatan Iptek); Kota Palu (Kegiatan penelitan, pengembangan dan pemanfaatan Iptek); Kabupaten Bangka Selatan (Pengembangan Program Iptek).

Pemenang Anugerah Kreativitas Inovasi Masyarakat: Ida Bagus Adnyana (Alat tenun tradisional (ATBM) dengan sistem kartu); I Wayan Nuastra (Budidaya Kodok Lembu (Rana Catesbiana) sistem kandang Baterai).

Pemenang Anugerah Skema Insentif Ristek: Diah Asri Erowati (Bidang Ketahanan Pangan: Prduksi silase hijauan makanan ternak metode baterai sebagai produk silase isi ulang); Endang Purwati (Bidang Sumber Energi Baru dan Terbarukan: Aplikasi bioteknologi untuk pengelolahan limbah peternakan ramah lingkungan sebagai Gas Bio dan Pupuk Organik padat/cair); Mahendra Anggarvidya (Menejemen Transportasi: Pengkajian dan pengembangan teknologi proses manufaktur busa karet untuk mendukung sektor tranportasi dan pertanian; Admi Syarif (Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi: Revitalisasi budaya lampung berbasis multimedia dan teknologi informasi); Aciek Ida Wuryandari (Bidang Teknologi Kesehatan dan Obat: Pengembangan daya saing produk Nasional dalam bidang instrumen kedokteran).

Pemenang lomba Iptek untuk wartawan dan Penulis 2009:

Kategori Watawan: Rohmat Haryadi (Majalah Gatra); Wahyu Kuncoro (Harian Bhirawa); Aprika Rani Hernanda (Bisnis Indonesia).

Kategori Non Wartawan: Prakoso Bhairawa Putera (Judul: Langkah percepatan kebangkitan, Majalah Biskom edisi September 2008); Siti Nuryati (Judul: Melirik potensi energi, pangan, kesehatan dari laut, Harian Suara Karya 14 April 2009); Sidarmono Sasmono (Judul: PLTA Run Off Riversolusi konflik pemanfaatan air, Harian Pikiran Rakyat, 11 Juni 2009).

Pemenang Lomba penulisan pemanfaatan perangkat lunak sistem terbuka/Open Source Software (OSS) oleh wartawan di media cetak dan elektronik:

Penulis artikel: Arli Aditya Parikesit (Pendekatan multidisiplin dalam masyarakat untuk menggunakan OSS); Unggul Sagena (Strategi kepala dan ekor di pentas); Chandra Wirawan (Tuna netra goes open source).

Penulis pariwara: Ratna Jaya Kusumawati (Open source softwarepenolongku); Cahyo Seto Prabowo (Igos untuk pendidikan yang lebih baik); Adzym Maulana Aji (Open your creativity). (humasristek)

Sumber : RISTEK, 10 Agustus 2009

READ MORE - Penganugerahan Pemerintah Kepada Kreativitas dan Inovator Teknolog

Pemenang Lomba Penulisan Iptek 2009

Sejak diumumkan pada 7 Juni 2009 oleh Ketua Panitia Lomba Yuni Ikawati hingga 31 Juli 2009 yang merupakan batas akhir penulisan dan pengiriman naskah, Panitia Lomba menerima 162 naskah dari 37 wartawan media cetak nasional dan daerah. Dan peserta non wartawan atau penulis yang berjumlah 34 orang mengirimkan 96 naskah.

Lomba Penulisan Iptek 2009 ini merupakan kerjasama Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mapiptek) yang didukung oleh PT Aqua Danone dan PT Pfizer.

Berdasarkan seleksi Tim Seleksi Awal, terpilih 45 naskah dari kelompok wartawan dan 20 naskah dari kelompok non wartawan. Dewan Juri yang diketuai Bapak Carunia Mulya Firdausy, yang terdiri dari Ninok Leksono dan Iwan Samariansyah menetapkan pemenang lomba sebagai berikut :

Kategori Wartawan

Juara 1 :
Rohmat Haryadi dari Majalah Gatra
Judul Tulisan ”Mobil Plasma Pengolah Limbah”
Dimuat di Majalah Gatra, 11 Februari 2009

Juara 2 :
Wahyu Kuncoro SN, ST dari Harian Bhirawa
Judul tulisan ”Menimbang Pengembangan Bahan Bakar Nabati”
Dimuat di Harian Bhirawa 16 dan 17 Maret 2009

Juara 3 :
Aprika Rani Hernanda dari Bisnis Indonesia
Judul tulisan ”Herbal Penangkal Virus Nakal”
Dimuat di Bisnis Indonesia, 26 Juli 2009

Sedangkan untuk kelompok non wartawan, menetapkan pemenang lomba sebagai berikut :

Kategori Non Wartawan

Juara 1 :
Prakoso Bhairawa Putera

Judul tulisan ”Langkah Percepatan Kebangkitan Iptek”
Dimuat di Majalah Biskom, Edisi September 2008

Juara 2 :
Siti Nuryati
Judul tulisan ”Melirik Potensi Energi, Pangan, dan Kesehatan dari Laut”
Dimuat di Harian Suara Karya, 14 April 2009

Juara 3 :
Sudarmono Sasmono
Judul tulisan ”PLTA run off river Solusi Konflik Pemanfaatan Air”
Dimuat di Harian Pikiran Rakyat, 11 Juni 2009

Penyerahan hadiah kepada pemenang sudah dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2009 pada puncak acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang diserahkan oleh Kusmayanto Kadiman, Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Sumber : technologyindonesia.com, 10 Agustus 2009

READ MORE - Pemenang Lomba Penulisan Iptek 2009

Lelaki dengan Kopia Resam

Minggu, 09 Agustus 2009

TIGA jam sudah berlalu, jet foil yang membawaku baru saja merapat di pelabuhan Muntok. Di sudut pulau, terlihat jelas sebuah mercusuar yang masih nampak gagah menatap setiap kapal yang hendak singgah. Ia seolah penjaga tua yang enggan dianggap renta..

“Uhs..shh!” kutarik nafas panjang sembari memperbaiki posisi duduk. Penatnya perjalanan tak begitu kurasakan. Semuanya terkalahkan oleh kerinduanku pada emak, bapak, dan adik Tyo yang masih kelas enam SD. Bagaimana tidak dua tahun bukan waktu yang singkat. Dan selama kurun waktu itu, aku benar-benar tumbuh bersama keras hari-hari didaratan – menuntut ilmu dan bekerja untuk membiayai kuliah.

Moncong jet foil mulai mencium pembatas dermaga, dan langsung disambut belasan laki-laki berseragam. Mereka dengan tergesa naik ke dek kapal, berebut menawarkan jasa angkut barang. Aku masih belum beranjak dari kursi. Pandangan kini kuarahkan pada bibir dermaga. Beberapa mobil minibus Mitsubishi L300 berjejer, siap menjemput penumpang yang akan meneruskan perjalanan ke kota lain.

”Maaf bang, ada barang?” Tanya seorang buruh angkut membuyarkan lamunanku.

”Ada.” jawabku sembari menyerahkan karcis pas barang.

”Tiga koli.” lanjutku. Buruh bertubuh gempal dengan mengenakan celana setengah tiang itu kemudian berlalu. Sementara aku mulai keluar dari kapal.

Cerpen: Koko P Bhairawa


Selengkapnya,...
READ MORE - Lelaki dengan Kopia Resam

PENGUMUMAN SNMPTN

Oleh Prakoso Bhairawa Putera S.

HARI ini 1 Agustus 2009 bertepatan dengan pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau pada dua tahun sebelumnya dikenal dengan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Penyelenggaraan SNMPTN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pertama kali dalam pelaksanaan tes ujian masuk perguruan tinggi negeri secara nasional diberlakukan adanya Tes Potensi Akademik (TPA).

Tahun ini, selain memberlakukan sistem persentil atau Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP) dengan bobot nilai 70%, SNMPTN 2009 juga menambahkan satu materi tes lain, yaitu TPA dengan bobot penilaian 30%. Berdasarkan jumlah peminat, SNMPTN tahun ini mengalami peningkatan sekitar 10%. Selain itu, dari sistem penilaian hasil. Penilaian hasil ujian seleksi nasional kali ini benar-benar berbeda.

selengkapnya,..

READ MORE - PENGUMUMAN SNMPTN

PENGUMUMAN FINALIS LPIR SMA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2009

Selasa, 04 Agustus 2009


Berikut ini nama-nama FINALIS LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA tingkat nasional 2009:



  1. AMADEA NUURUNNISAA (SMAN 38 JAKARTA) = DAYA SAING GINSENG JAWA DENGAN GINSENG KOREA == PERTANIAN
  2. APRILIA FITRIANI (SMAN 4 PROBOLINGGO) = PEMANFAATAN ARANG KELAPA SEBAGAI UPAYA MENGURANGI DAYA RACUN (TOKSIN) IKAN BUNTAL PADA HEWAN MENCIT == PERTANIAN
  3. AGATHA RETNO PALUPI (SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA) = SARI BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS LAMK) SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SUSU SAPI DAN SARI KEDELAI == PERTANIAN
  4. DITA NURTJAHYA (SMAN 1 SUNGAI LIAT) == BENTUK SARANG LEBAH PEMOTONG DAUN MAWAR (MEGACHILE UNBRIPENNIS SMITH) == BIOLOGI
  5. GETI OKTARIA PULUNGAN (SMAN 2 PADANG SIDEMPUAN) == MENYINGKAP MANFAAT NADIURA SEBAGAI BUMBU TRADISIONAL BATAK DALAM PROSES PEMATANGAN MAKANAN == BIOLOGI
  6. AMALIA CANDRA FITRIA (SMAN 1 BANGSRI) == GERAK NASTI TUMBUHAN SEBAGAI TANDA WAKTU SHOLAT == BIOLOGI
  7. RIKO ARISANDI (SMA MUHAMMADIYAH 1 PANJI) == IDENTIFIKASI TUMBUHAN LUMUT SEPANJANG PINGGIRAN SUNGAI DI SITUBONDO KHUSUSNYA KECAMATAN KAPONGAN == BIOLOGI
  8. FAUZIA P. LESTARI (SMAN 3 BANDUNG) = PEMBUATAN PROGRAM PERHITUNGAN SUDUT ELEVASI PADA PENEMBAKAN MERIAM MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN VISUAL BASIC (KALKULATOR MERIAM) == MATEMATIKA
  9. ARI ATHFIN (MAN 2 SAMARINDA) == SUPER BUFFER MINI PEMANCAR RADIO == FISIKA/MESIN/ELEKTRO
  10. DESSY EPRILYA (SMAN 38 JAKARTA) == IMPLEMENTASI KAMERA DIGITAL UNTUK MENIDENTIFIKASI SATELIT DI YUPITER == FISIKA/MESIN/ELEKTRO
  11. MIFTAH YAMA FAUZAN (SMAN 1 SIDOARJO) == SENJATA ELEKTRIK MURAH DAN TANPA SUARA SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SENJATA API UNTUK TNI/POLRI == FISIKA/MESIN/ELEKTRO
  12. JEANNE NADIA INGRIDA (SMAN 49 JAKARTA) == KOMPARASI DURIAN LOKAL (PETRUK) DENGAN DURIAN MONTHONG DAN MENGUNGKAP MITOS DI MASYARAKAT DALAM MENGKONSUMSI DURIAN == KIMIA /GEOLOGI
  13. I GST. A.A. JAYANTHI WULAN UTAMI ( SMAN 1 DENPASAR) == LIMBAH UDANG VERSUS TIMBAL DALAM AIR: SUATU TELAAH AWAL == KIMIA /GEOLOGI
  14. NI WAYAN MIRAH WILAYADI (SMAN 2 DENPASAR) == IDENTIFIKASI RODAMIN B (RHODAMINE B) PADA TERASI DAN JAJANAN PASAR == KIMIA /GEOLOGI
  15. LISA CAROLINE (SMA STELLA DUCE) == PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS TERHADAP KADAR GLUKOSA, HEMOGLOBIN, DAN ERITOSIT == KESEHATAN/PSIKOLOGI
  16. SELLA NUR UBAY (SMAN 4 BOJONEGORO) == IKAN SEMBILANG SEBAGAI BAHAN KONTRASEPSI == KESEHATAN/PSIKOLOGI
  17. NI PUTU EKA KRISTI PERMATASARI (SMAN 1 DENPASAR) == MELACAK ANTIBIOTIK RUMPUT LAUT == KESEHATAN/PSIKOLOGI
  18. HANIFAH RAHMAWATI (SMAN 2 LAMONGAN) == PENGARUH GLIKOSIDA LIDAH BUAYA TERHADAP KONTRAKSI OTOT POLOS DI IKAN == KESEHATAN/PSIKOLOGI
  19. ALFINDA AGYPUTRI (SMA DIAN HARAPAN DAAN MOGOT) == TERASINGNYA SASTRA INDONESIA DI NEGERI SENDIRI (KRISIS SASTRA DI TENGAH SISWA SMA DI DAERAH JAKARTA BARAT) == KESUSASTRAAN/BAHASA INDONESIA
  20. NIDYA FEBRI IFTIKA (SMAN 1 KOTA TERNATE) == MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI SASTRA LISAN BUDAYA TERNATE MENUJU BUDAYA NASIONAL == KESUSASTRAAN/BAHASA INDONESIA
  21. NORMA RIZKIANANINGRUM (MAN KOTA KEDIRI 3) == PERISTIWA KANIGORO 1965 SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PKI MENGALAHKAN LAWAN-LAWAN POLITIKNYA == SEJARAH/KEBUDAYAAN
  22. YEN RESTU FRESKI (SMAN 1 YOGYAKARTA) == MENGGALI NILAI‐NILAI KEHIDUPAN DI BALIK SERAT KALATIDHA KARYA RADEN NGABEHI RANGGAWARSITA == SEJARAH/KEBUDAYAAN
  23. IRA MAULANI LUBIS (SMAN 2 PADANG SIDIMPUAN) == MERETAS PENGETAHUAN ADAT‐ISTIADAT DI RANAH NATA DAN PENINGGALAN SEJARAHNYA == SEJARAH/KEBUDAYAAN
  24. RETNO DEWI HARTIANTI (SMAN 5 KOTA BENGKULU) == PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI HUTAN LINDUNG TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT (TNKS) BERBASIS PRANATA KUTEI DI KECAMATAN RIMBO PENGADANG KABUPATEN LEBONG PROPINSI BENGKULU == EKOLOGI/MANAJEMEN
  25. JOHAN ARIFIN (SMAN 1 PRINGGARATA) == STUDI PENGELOLAAN LIMBAH PENAMBANGAN EMAS MASYARAKAT DI DESA MURBAYA KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH == EKOLOGI/MANAJEMEN
  26. FETTY FAMILDA (SMAN 1 PEMALI) == PEMANFAATAN LUBANG EKS GALIAN TIMAH (KOLONG) MELALUI PEMBUDIDAYAAN IKAN BETUTU (OXYCLEOTRIS MARMORTA BLK) DENGAN JARING APUNG == EKOLOGI/MANAJEMEN
  27. NIMAS HAYU MERLINA ANGGARINI (SMAN 8 YOGYAKARTA) == PARTISIPASI PELAJAR YOGYAKARTA DALAM PROGRAM SEGOSEGAWE SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENINGKATAN KEPEDULIAN TERHADAP ANCAMAN PEMANASAN GLOBAL == PENDIDIKAN
  28. NASICAH (SMAN 10 SURABAYA) == "YANG INKLUSI BISA BERPRESTASI" (STUDI KASUS SISWA INKLUSI BERPRESTASI DI SMAN 10 SURABAYA) == PENDIDIKAN
  29. SHOKIF MAHFUDHIN (SMA RIFA'IYAH ROWOSARI) = PERSEBARAN AJARAN RIFA'IYAH DI KABUPATEN KENDAL == PENDIDIKAN
  30. GUINANDRA LUTHFAN JATIKUSUMO (SMA TARUNA NUSANTARA) == PENDIRIAN PUSAT BUDAYA INDONESIA DI POLANDIA SEBAGAI INSTRUMEN KEBANGKITAN SOSIOKULTURAL BANGSA DI MATA DUNIA == SOSIOLOGI
  31. EZRA PUTRANDA SETIAWAN (SMAN 8 YOGYAKARTA) == PENGETAHUAN DAN PANDANGAN PELAJAR SMA NEGERI 8 YOGYAKARTA SEBAGAI PEMILIH PEMULA DALAM PEMILIHAN UMUM 2009 == SOSIOLOGI
  32. ASTRINI NOVI PUSPITA (SMAN 8 YOGYAKARTA) == POTENSI USAHA LAUNDRY SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI KELURAHAN CATURTUNGGAL, KECAMATAN DEPOK SLEMAN, YOGYAKARTA) == EKONOMI
  33. MOH. HAMILTUN NIÁM (MAN 3 KEDIRI) == TINGKAT PERSAINGAN USAHA DAGANG DI KALANGAN PEDAGANG SOTO BRANGGAHAN KABUPATEN KEDIRI (STUDI TERHADAP MASYARAKAT PENGUSAHA SOTO BRANGGAHAN DI KELURAHAN BRANGGAHAN, KECAMATAN NGADILUWIH, KABUPATEN KEDIRI) = EKONOMI
  34. WITA MARIA (SMAN 1 RANTAU PULUNGAN) == EVERGREEN STUDENT COMPANYSEBAGAI APLIKASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SMAN 1 RANTAU PULUNG DARI TAHUN 2007‐2009 == EKONOMI
READ MORE - PENGUMUMAN FINALIS LPIR SMA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2009

34 Naskah LPIR Lolos Seleksi ke Tingkat Nasional

Minggu (26/07) berlangsung seleksi naskah Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2009 di Hotel Atlet Century Park, Jakarta. Tim juri memilih 34 naskah terbaik dari 1295 naskah yang masuk ke sekretariat panitia Direktorat Pembinaan SMA. Finalis atau naskah terpilih, nantinya akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti tahapan wawancara pada tanggal 11, 12, dan 13 Agustus 2009.

Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) merupakan wahana bagi para remaja yang tertarik dan memiliki minat melakukan penelitian ilmiah terhadap suatu obyek tertentu sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing. Lomba ini diadakan setiap tahunnya sejak 1977 yang bertujuan untuk membina kegemaran para remaja dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat ilmiah. Bidang-bidang yang diperlombakan dalam LPIR antara lain, pertanian, biologi, matematika, fisika, kimia/geologi, kesehatan/psikologi, kesusasteraan, Sejarah/Kebudayaan, Ekologi, Ekonomi/Manajemen, Pendidikan, dan Sosiologi. Tim Juri terdiri dari para dosen dan pakar ilmiah di masing-masing bidang yang dilombakan.

Sebanyak 1295 naskah yang masuk, dipisahkan berdasarkan bidang studi. Selanjutnya naskah diserahkan kepada dewan juri untuk diseleksi. Ketua tim juri Prof. Dr. Mien Ahmad Rifai usai melakukan penyeleksian naskah bersama tim juri lainnya di Hotel Century mengatakan, meskipun peserta yang lolos masih didominasi diseputaran pulau Jawa, namun terdapat beberapa provinsi-provinsi yang mulai menunjukkan potensinya, contohnya seperti Maluku Utara, NTB, Sumatera Utara, Bengkulu, Kalimantan Timur, dan lain-lain. Objek penelitian yang diteliti hampir semuanya mengemukakan hal-hal yang menarik untuk diteliti. “Dari 34 naskah ini, 25 diantaranya layak untuk menang. Untuk tahun ini betul-betul meningkat mutunya. Kalau dulu biasanya dari naskah yang dipilih hanya 10 yang bagus-bagus. Nanti selanjutnya tinggal kita lihat apakah komprehensif pengetahuannya, kreatifitasnya bagaimana, dan sebagainya,” ujar Mien Ahmad Rifai.

Apresiasi terhadap siswa akan diberikan setelah melihat presentasi terbaik, selain itu juga dilihat dari sikap peserta, pengungkapan bahasa dalam presentasi, gaya penulisan naskah, dan metodologi penelitian yang dilakukan. Pak Mien, sapaan akrabnya juga meminta kepada tim juri agar saat bertanya dalam proses wawancara tidak terlalu banyak memasukan unsur penekanan. Mengingat yang dihadapi adalah siswa SMA, bukan mahasiswa.

Situasi yang hampir sama diungkapkan oleh Kasi Bakat dan Prestasi Siswa Suharlan SH, MM. Terjadi peningkatan potensi dan minat para siswa dalam mengikuti Lomba Penelitian Ilmiah Remaja tahun ini. Hal ini ditunjukkan dari sulitnya juri saat memutuskan naskah yang layak masuk final, karena hampir semua naskah memenuhi kriteria penulisan yang baik. Dan yang uniknya lagi, menurut Suharlan, salah satu siswa yang lolos dalam seleksi kali ini adalah peraih medali emas lomba penelitian bidang fisika tingkat internasional. Bedanya pada LPIR kali ini, yang lolos dengan ruang lingkup penelitian yang jauh dari kepiawaiannya di bidang fisika. Ia meneliti tentang kebudayaan Indonesia di luar negeri, tepatnya penelitian bidang sosiologi. “Nah, karakter-karater siswa seperti ini yang perlu ditingkatkan lagi. Siswa tidak saja mampu menguasai sains, tetapi juga bidang-bidang lainnya, sehingga terjadi keseimbangan ilmu dan prestasi dalam diri siswa.” Tambah Suharlan. Rinda

sumber : Direktorat Pembinaan SMA

READ MORE - 34 Naskah LPIR Lolos Seleksi ke Tingkat Nasional

“Optimisme” Pelayanan Publik

Senin, 20 Juli 2009

HADIRNYA Undang-undang Pelayanan Publik yang baru disahkan 23 Juni kemarin membawa semangat optimisme bagi masyarakat umum untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Perjalanan panjang sejak diajukan pemerintah pada 7 Desember 2005 tertuntaskan sudah.

Kehadiran undang-undang ini tepat adanya, karena salah satu fungsi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi kewajiban aparatur pemerintah adalah penyelenggaraan pelayanan publik. Di dalam hukum administrasi negara Indonesia, berdasarkan pengertian umum istilah “pelayanan publik” diartikan sebagai: “segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan orang, masyarakat, instansi pemerintah dan badan hukum maupun sebagai pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Selengkapnya,...(klik disini)

READ MORE - “Optimisme” Pelayanan Publik

Pers Rilis TSI II di Bangka Belitung

Jumat, 17 Juli 2009

PERS RILIS

TEMU SASTRAWAN INDONESIA II

Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, 30 Juli-2 Agustus 2009

“SASTRA INDONESIA PASCAKOLONIAL”

Dengan hormat,

Temu Sastrawan Indonesia (TSI) II akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juli-2 Agustus 2009 di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung dengan mengambil tema“Sastra Indonesia Pascakolonial”.

Adapun kegiatan yang merupakan kelanjutan dari Temu Sastrawan Indonesia (TSI) I di Jambi pada tahun sebelumnya ini terdiri dari sejumlah agenda penting seperti:

Seminar/ Dialog Sastra

Terdiri dari empat (4) sesi dengan subtema:

a). “Merumuskan Kembali Sastra Indonesia: Definisi, Sejarah, Identitas”

Pembicara: Agus R. Sarjono, Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono, Saut Situmorang,Yasraf Amir Piliang. Moderator: Joni Ariadinata

b). “Kritik Sastra Indonesia Pascakolonial”

Pembicara: Dr. Syafrina Noorman, Haryatmoko, Katrin Bandel, Ph.D, Zen Hae, Moderator: Willy Siswanto

c). “Membaca Teks dan Gerakan Sastra Muktahir: Mencari Subjek Pascakolonial”

Pembicara: Dra. Nenden Lilis Aisyah, M.Pd, Nurhayat Arif Permana, Zurmailis, Radhar Panca Dahana. Moderator: Triyanto Triwikromo

d). “Penerjemahan Sastra: Keharusan, Pilihan, atau Sekadar Perkenalan”

Pembicara: Anton Kurnia, Jean Coectou, Arif Bagus Prasetyo, John McGlynn, Moderator: Tia Setiadi

Malam Panggung Apresiasi : Acara ini berisi pembacaan sajak/ cerpen, musikalisasi puisi, teaterikal, monolog, dan pementasan kesenian-kesenian tradisi.

Penerbitan Buku Antologi : Ada dua buah buku antologi sastra yang diterbitkan dalam Temu Sastrawan Indonesia (TSI) II ini, yaitu: “Jalan Menikung ke Bukit Timah” (antologi cerpen) dan “Pedas LadaPasir Kuarsa” (antologi puisi). Kedua buku ini memuat ratusan karya cerpenis/ penyair Indonesia yang dikuratori oleh Raudal Tanjung Banua.

Launching dan Bazar Buku : Ada sejumlah buku sastra muktahir yang akan dilaunching/ dibedah pada malam ketiga pelaksanaan TSI II.

Wisata Budaya

Demikianlah Pers Rilis ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami haturkan terima kasih. Salam sastra!

Pangkalpinang, 15 Juli 2009

Hormat kami,

Sunlie Thomas Alexander

(Ketua Umum TSI II)

READ MORE - Pers Rilis TSI II di Bangka Belitung

 
 
 

BERGABUNG DENGAN BLOG INI

PENJAGA LAMAN

Foto Saya
prakoso bhairawa
Lahir di Tanjung Pandan (pulau Belitung), 11 Mei 1984. Ia memiliki nama pena KOKO P. BHAIRAWA. Duta Bahasa tingkat Nasional (2006) ini kerap menulis di berbagai media cetak Nasional dan Daerah. Buku-bukunya: Megat Merai Kandis (2005), La Runduma (2005), Ode Kampung (2006), Uda Ganteng No 13 (2006), Menggapai Cahaya (2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (2006), Teen World: Ortu Kenapa Sih? (2006). Asal Mula Bukit Batu Bekuray (2007), Medan Puisi (2007), 142 Penyair Menuju Bulan (2007), Ronas dan Telur Emas (2008), Tanah Pilih (2008), Putri Bunga Melur (2008), Aku Lelah Menjadi Cantik (2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (2009), Cerita Rakyat dari Palembang (2009), Wajah Deportan (2009), Pendekar Bujang Senaya (2010), Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger (2010), dan Membaca dan Memahami Cerpen (2010). Tahun 2009 menjadi Nominator Penulis Muda Berbakat – Khatulistiwa Literary Award. Saat ini tercatat sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Beralamat di koko_p_bhairawa@yahoo.co.id, atau di prak001@lipi.go.id
Lihat profil lengkapku