SUDAH PINDAH RUMAH -> ADA KOKO
Tampilkan postingan dengan label CATATAN HARIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN HARIAN. Tampilkan semua postingan

Satu Hari Jelang 8 November 2010

Minggu, 07 November 2010

kebersamaan di waktu sekarang,..

Apa istimewah tanggal 8 November 2010,..?

Mungkin pertanyaan pertama inilah yang hinggap ketika membaca posting
blog koko,..Ehm,.sebenarnya judul ini hanya menjadi penggambaran semua curahan pikir dan perasaan yang ko tulis di tanggal 7 November 2010. Namun, jika ingin dicarikan alasan-alasan maka ko dapat sampaikan bahwa tanggal 8 disetiap bulannya adalah tanggal penanda akan sebuah janji
dan kebiasaan yang acap kali ko lakukan bersama Amelya Gustina, sekedar memberi kado ataupun mengirimkan ucapan selamat.

Ada apa ditanggal 8 di tiap bulan?


Siapa Amelya Gustina?


tradisi tanggal 8 di tiap bulan berawal dari tanggal jadian yang menjadi bagian dari perjalanan koko dan amel, kami memilih tanggal 8 Agustus 2006 sebagai tanggal jadian. Maka setiap tanggal 8 di tiap bulan berjalan selalu berusaha memberikan sesuatu. Dahulu ketika semasa di Palembang, ko berusaha mengirimkan coklat, ataupun hadiah kacil yang saat itu terasa menyenangkan,..heeee,..heee,. Sekarang??? Mungkin tetap sama tetapi dengan cara berbeda.

Amelya Gustina,.yah,.ia sosok perempuan yang kuat, tegas, dan sanggup membuatku melewati setiap permasalahan yang ada. Amel menjadikan sumber kekuatan dan alasan untuk terus berjuang. Walaupun, ko pernah tidak setia, berkhianat dan ia selalu punya cara untuk mengembalikan ko pada jalur.

Kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus, selalu ada kerikil bahkan batu karang yang berusaha menghadang. Klasiknya permasalahan timbul dan tenggelam..Namun, karena kesalahan dan ketidak dewasaan seorang koko menjadi mimpi dan harapan hancur,..(baca posting sebelumnya). Hidup adalah perjuang kata-kata,..begitulah kata salah seorang penyair kenamaan negri ini. Maka, ketika kata tak lagi menjadi kekuatan hanya hati yang siap menguatkan.

Hari ini secara sadar, ko berusaha untuk menjadikan semua yang keliru kembali pada jalannya. Menjadikan diri lebih memahami keadaan dan berbuat secara rasional adalah utama, dia mengajarkan banyak hal untuk tetap bisa bertahan. Berjuang untuk kembali pada jalan yang sebenarnya adalah kewajiban untuk terus menjadi baik.

Hidup saat ini menjadi penopang masa depan dengan segala cita yang optimis dan realis. Keinginan ko untuk terus membuktikan bahwa ko masih bisa berjuang dan mampu membuat mel tersenyum merupakan syarat untuk bisa berjalan bersamanya dalam kehidupan rumah tangga.

Satu Kata, Satu Perbuatan dan Satu Hati,
Ko berjuang untuk Mel,..dan kehidupan kita,...
READ MORE - Satu Hari Jelang 8 November 2010

Terkadang Harus Salah Dahulu Untuk Tahu yang Benar

Senin, 27 September 2010

Ehm,..kalimat pada judul mungkin terlalu lucu, aneh dan lebay, tetapi saya pikir itulah yang tepat untuk menggambarkan apa yang telah terjadi beberapa bulan terakhir dalam kehidupan ini. Tak banyak yang mengetahui akan kehidupan seseorang, karena pada dasarnya memang begitu.


Catatan ini hadir secara sadar dan bisa jadi pengingat di setiap waktu bahwa seorang Prakoso Bhairawa Putera atau yang dikenal koko pun mengalami hal yang salah dalam perjalanan hidupnya.
Salah,..ya,.sesuatu yang dianggap hebat, baik, ingin berbagi, ketakutan kehilangan, dan egois pernah berakumulasi dalam diri. Akibatnya terjadilah sesuatu yang seharusnya tidak perlu terjadi. Salah membuat ko pada akhirnya sadar setelah melalui perjalanan spritual di akhir Ramadhan yang begitu indah. "Terima Kasih Allah,..telah menyadarkan dan membuat ko mengerti bahwa begitu kecilnya, tidak ada apa-apanya seorang prakoso".


Ketika sadar dan bertaubat apakah itu berhasil? itulah pertanyaan pertama setiap bangun dari tidur di jelang subuh atau sebelum memejamkan mata. "Koko kamu harus kuat dan berani bertanggung jawab!" kata-kata itu selalu hadir dalam benak. Insya Allah, dia maha pengampun dan akan menunjukkan jalan kembali.


"back on track" dan harusnya dengan memaksimalkan diri untuk lebih menyadari bahwa keberadaan hidup seutuhnya milik sang pencipta.


Perjuangan untuk kembali tidak semudah membalikkan telapak tangan. pencitraan negatif dengan label "Pengkhianat" dan "catatan hitam" selalu lekat dan menjadi hal yang sulit ko maafkan untuk diri ko sendiri. Saat kembali mengingat betapa bodohnya diri, betapa hancurnya diri, dan betapa bersalahnya telah membuat seseorang menderita dan membuatnya sakit.


Saat ini kehidupannya memang telah pulih, seperti yang selalu dia katakan "gue sudah nyaman dengan kondisi saat ini".


masuk kembali dengan perubahan diri memang tidak serta merta bisa diterima oleh siapa pun. Padahal jika harus jujur, ko berusaha sekuat tenaga untuk memulihkan kondisi dalam diri yang juga berantakan dan tak jelas. Remuk redam dalam diri hingga kini hanya beberapa yang bisa seolah-olah ditata, selebihnya masih tetap hancur. Kesemua itu karena kesalahan ko yang pada akhirnya ko sendiri yang menerimanya.


Tulisan ini menjadi pengakuan dan pengingat bahwa ko berjuang kembali untuk sesuatu yang lebih baik dan untuk "putih"...


Allah terlalu sayang kepada manusia sebagai ciptaanya, dan ko benar-benar merasakan bentuk kasih sayang itu. Indah betul cara dia menyadarkan ko,..ya Allah sekali terima kasih atas kesempatan kedua yang insya Allah akan ko maksimalkan. Kesempatan kedua dalam hidup seutuhnya dan berjuang untuk tetap fokus pada cinta.


Memang terkadang harus salah dahulu untuk tahu yang benar, dan ko pernah salah hingga kapok untuk berbuat itu kembali. "Jaminannya apa?" Hidup ini adalah jaminannya, karena Allah telah memberikan kesempatan kedua. Catatan ini pun menjadi pengingat sepanjang masa bahwa ko juga pernah berbuat salah, kemudian dengan care Allah mengingatkan.


"Putih" izinkan ko untuk bertanggung jawab dan memperbaikin semuanya,..izinkan ko melanjutkan cita dan mimpi yang tertunda, izinkan ko menjadi pelindung dan terima kasih pertolonganmu dalam memberikan banyak perubahan dalam diri. Insya Allah, ko bisa dan mampu untuk kembali memegang amanah itu,...
READ MORE - Terkadang Harus Salah Dahulu Untuk Tahu yang Benar

Moment Prakoso Bhairawa Dua Tahun,..

Minggu, 28 Maret 2010

islamic book fair 2010

foto-foto ini adalah sebagian dari banyaknya moment terbaik,..nah mulai posting ini akan muncul satu persatu momet terbaik dua tahun terakhir,..


diklat fungsional peneliti tingkat lanjut angkatan 1 - 2009

world book day 2009 - mei 2009

all crew pappiptek - januari 2009

kerja bareng all crew pappiptek - januari 2009

bareng-bareng kelompok ketar ketir,..- juni 2008
READ MORE - Moment Prakoso Bhairawa Dua Tahun,..

Publikasi Koko Sepanjang Januari 2010

Rabu, 03 Februari 2010


Januari baru berlalu, dan sepanjang bulan pertama di tahun 2010 ini setidaknya ada beberapa pencapaian terutama publikasi di media cetak. Sekadar untuk mengingatkan diri dan sebagai dokumentasi pribadi, inilah capaian publikasi di Januari 2010:

1. Artikel Semi Popuiler: Pengarsipan Karya Intelektual Berbasis Digital (Biskom, Januari 2010)
2. Opini : Pembangunan Negara Maritim (Suara Karya, 06 Januari 2010)
3. Cerpen : Kembali di Persimpangan Sore (Bangka Pos, 10 Januari 2010)
4. Puisi : Kontemplasi I, II, III, IV (Bangka Pos, 17 Januari 2010)
5. Opini : Menanti Peran Pengelola Perbatasan (Suara Karya, 26 Januari 2010)
6. Opini : Inovasi Sebagai Urat Nadi kehidupan (Pikiran Rakyat, 26 Januari 2010)
7. Cerpen : Pertemuan (Bangka Pos, 31 Januari 2010)

Demikianlah capaian di bulan Januari 2010,...semoga bulan-bulan kedepan bisa lebih maksimal, dan mohon kepada semua pihak untuk memberikan catatan ataupun kritik untuk karya-karya berikutnya.
READ MORE - Publikasi Koko Sepanjang Januari 2010

Pemenang Kuis Buku

Rabu, 15 April 2009

Setelah membaca setiap testimonial yang teman-teman berikan, maka saya hanya memutuskan 3 pemenang yang berhak untuk mendapatkan buku "Aku Lelah Menjadi Cantik".

Sebelumnya saya minta maaf karena banyaknya testimonial yang masuk dan perlu waktu untuk membaca setiap testimonial,

Inilah pemenangnya (disusun berdasarkan abjad):

- Meilina Kusuma Wardhani

Dicintai or mencintai. Dua kata yang susah untuk dipilih.Tapi q lebih ingin untuk dicintai. Karena dengan dicintai, aku juga akan belajar untuk mencintai setulus hati tanpa pamrih. Cinta dalam hal ini dapat berarti untuk semua orang. Cinta keluarga, sahabat, pacar, suami, dll. Tapi kalau q harus mencintai, kadangkala orang yang kita cintai belum tentu mencintai kita. Cintailah orang yang mencintaimu karena orang yang kau cinta belum tentu mencintaimu. Namun bila harus memilih antara disakiti atau menyakiti, inilah hal yang lebih sukar lagi. Apakah ingin disakiti? Atau menyakiti? Tapi yang pasti q akan mencoba untuk tidak menyakiti siapapun. Karena aku pun berharap untuk tidak disakiti.

-
Naila

Klo antara dicintai n mencintai, aku lebih memilih dicintai, coz menurutQ dicintai itu lebih indah daripada mencintai. sedang antara dibenci n membenci itu aku memilih dibenci, coz kita sebagai manusi sosial g' mungkin bisa hidup sendiri tanpa ada yang menemani, coba misal orang terdekat kita benci otomatis kesepian kan..? bawaane g' tenang banget. tapi misal kita dibenci, kita masih bisa hidup tenang selama kita tidak ikut membenci orang itu. biarlah kita dibenci asal kita tidak membenci.


- Yani

Karena ada beberapa pilihan kata, saya pilih mencintai.

Because....

Men-cinta-i

Dari penggalan kata tersebut berarti orang yang mencintai adalah orang yang melakukan.
Mencintai --> menyampaikan, memberikan --> cinta ke ---> objek yang menjadi tujuannya.

Kalimat ; Memberi lebih baik dari menerima (tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah) menjadi alasan saya.

Dengan mencintai, kita telah memberikan suatu hal yang sangat berharga kepada objek yang menjadi tujuan cinta kita.
Mencintai ...
Mencintai...
Mencintai...

" Mencintai is the best "


Kepada semua yang telah berpartisipasi saya ucapkan terima kasih dan kepada para pemenang, diharapkan untuk mengirimkan alamat lengkap berikut no telp (ponsel) yang bisa dihubungi untuk konfirmasi dan pengiriman hadiah. Sekali lagi terima kasih dan tunggu kuis-kuis berikutnya.

Terima Kasih
READ MORE - Pemenang Kuis Buku

Sabtu - Minggu antara Kost, MONAS, Semanggi, dan ITC Cempaka Mas

Senin, 06 April 2009

SABTU-minggu tanggal 4-5 April 2009 kemarin, benar-benar menghabiskan waktu untuk bersih-bersih kamar, nyuci pakaian, dan merubah susunan kamar,..huuuu melelahkan.

tapi persiapan menuju riset desain (07/04) nanti cukup menguras pikiran, boro-boro menyelesaikan bahan untuk presentasi, eh naskah riset desain penelitian pun belum rampung..Nah karena bingung akhirnya perjalanan sore Sabtu ke MONAS jadi pilihan.


MONAS sabtu sore tampak begitu bersahabat. Sebenarnya sore itu tidak ada rencana untuk ke MONAS, tapi lantaran ada telpon dari salah satu temen--yang kebetulan sedang berada di Gambir untuk membeli tiket. Akhirnya saya memutuskan untuk menemuinya.. Harapannya sih untuk dapat suasana yang bagus. Eh,. ternyata tidak meleset.

Sore itu benar-benar tenang, orang-orang yang datang ke MONAS tidak terlalu rame (maklum baru selesai hujan). Matahari sore dengan naungan awan begitu teduh. Setelah berbincang di pelataran MONAS, akhirnya pinggiran kolam air mancur dengan patung Pangeran Dipenogoro sasaran untuk menghabiskan senja.

Tak banyak yang kami bicarakan, hanya seputar rencana untuk melanjutkan sekolah, ataupun rencana-rencana akademis yang tak jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari. Sebelum pukul 18.00, saya memutuskan untuk menuju Masjid Istiqlal yang tak terlalu jauh dari MONAS. Lepas magrib dengan menggunakan Bus Trans Jakarta kami menuju Plaza Semanggi.

MONAS dan Plaza Semanggi, dua sisi dari ibu kota yang berbeda satu dengan yang laen. Jika berada di MONAS, suasana begitu penuh dengan kesederhanaan-cerita ketenangan dan udara jantung ibu kota yang masih cukup baik. Tapi Semanggi menawarkan cerita lain, tentang budaya konsumtif, dan bertebaran warna-warna ibu kota yang penuh dengan aroma uang.

Malam itu bersama kak Adi, kak Siti, dan temenku tadi hanya bisa menikmati lantunan musik dari pelataran sky dining lantai 9 -- bukan karena apa lantai 10 di depan panggung musik telah begitu banyak dengan orang-orang. Hidangan malam itupun terasa luar biasa (maklum siangnya tidak sempat makan,..heee,..he,...)

Minggu pagi, sadarkan diri sudah pukul 10.23 menit,..mata begitu berat karena lepas subuh langsung tidur lagi. Pagi itu setelah mencoba minum susu, netbook menjadi teman setia hingga menjelang sore. Alhamdulillah selesai juga naskah riset desain dan bahan presentasi. Ternyata kejenuhan kembali datang di sore minggu.

ICT Cempaka Mas pun kembali menjadi sasaran,.kali ini tujuannya adalah lantai 4 untuk mencari earphone untuk mp4 yang murah-murah, nah setelah itu turun ke Carrefour. Jemuran Handuk, Toples plastik mini, buah-buahan dan kebutuhan bulanan sperti beras, susu, dan juga beberapa makanan ringan mengisi keranjang belanja..

Ha,..ha,..dua hari libur ini benar-benar cukup menguras dompet,..he,..he,..yach minimal tabungan dari honor tulisan di koran dan majalah cukup tersita,..

Malamnya cukup di rumah dengan menghabiskan waktu nonton televisi dan menyusun buku-buku..


READ MORE - Sabtu - Minggu antara Kost, MONAS, Semanggi, dan ITC Cempaka Mas

Kambing Jantan The Movie : Good!!!!

Kamis, 12 Maret 2009

SALUT untuk Raditya Dika,..mungkin kalimat ini sangat-sangat telat dan kemana aja loe KOKO selama ini??? Walau gue gak bisa ikutan dalam gala premier, atau ikutan antri di 21 pada awal-awal penayangan, dan maaf baru Hari ini (kamis) 12 Maret 2009 gue baru bisa melarikan diri ke 21 HOLLYWOOD KC .

Ehm,..harus jujur mengatakan kalo Dika sukses membuat gue tertawa. Sebagai seorang penulis Dika sudah tidak perlu dikomentari lagi, apalagi seorang KOKO yang mengomentari, pasti-pasti gak penting. Tapi sebagai pendatang baru di dunia akting Dika "keren",..

kambing Jantan the movie bagi gue bukan sekedar film yang diangkat dari blog yang ditulis sendiri oleh Dika. Suasana Adelaine, Australia dan kelucuan-kelucuan garapan Rudy Soedjarwo tampak menjadi sesuatu yang renyah dan oke...

Dunia memang begitu indah bila kita bisa mencapai yang kita inginkan, tapi Dika mengajarkan sesuatu yang baru, bahwa keputusan harus tetap diambil walau penuh dengan resiko yang kita sendiri harus rela dan ikhlas untuk itu semua,..

Nah, buat yang belum nonton dan masih bingung untuk mencari film apa yang layak ditonton, gue sebagai seseorang yang awalnya tidak peduli dengan cerita-cerita Dika, ataupun fans DIKA, dengan ini menyatakan bahwa Kambing Jantan the Movie, layak untuk mengisi kegundahan hati dan wajib ditonton. Sekali lagi sukses buat Dika,..

NB: Dika,..Ine (Sarah Shafitri) kayaknya cocok thu,,...
READ MORE - Kambing Jantan The Movie : Good!!!!

Ketar Ketir di TMII

Rabu, 04 Maret 2009

Ha,..ha,.. ini adalah perjalanan (minggat) dari kantor, tapi sebenarnya kita gak bolos karena kita menemani mr Zulham mencari souvenir untuk buah tangan ke Jepang. Nah, stlh itu baru deh kita jalan-jalan,..he,..


READ MORE - Ketar Ketir di TMII

14 Februari di Kota Pahlawan

Rabu, 18 Februari 2009

AKHIRNYA bisa juga kembali menginjakkan kaki di Kota Pahlawan (Surabaya), dulu sih pernah ke Sidoarjo waktu PON XV tahun 2000 lalu-sudah lama banget kan???

Nah, kunjungan kali ini dalam rangka mengikuti Seminar Nasional Kimia 2009 di Univ Negeri Surabaya (Unesa) - 14 Februari 2009. Nah, setelah seminar selesai. Saatnya menikmati nikmatin kota Surabaya. Untuk memudahkan akses akhirnya saya memutuskan bermalam di Hotel Sahid di jalan Sumatera dan letaknya tidak terlalu jauh dari Plasa Surabaya, dan Monumen Kapal Selam.

Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monkasel, adalah sebuah museum kapal selam yang terdapat di Kota Surabaya. Terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia. Monumen ini berada di Jalan Pemuda, tepat di sebelah Plasa Surabaya.


tanpa menghilangkan kesempatan yang berharga, dengan ditemenin Yayuk dan Farah (Duta Bahasa Jatim 2008) menikmati es krim Zangrandi. Tempat ini merupakan salah satu lokasi yang sering dijadikan Wisata kuliner di kota Surabaya. Lokasinya strategis di bilangan jalan Yos Sudarso Surabaya samping Garden Palace Hotel depannya kantor DPRD Jawa Timur. Ternyata tempat ini memang sudah terkenal, berdiri sejak tahun 1930 dan bangunannya ciri khas kota tua. Cocok buat anak muda dan kalau orang tua mungkin untuk nostagia. Katanya lebih asik lagi kalau makan waktu suasana malam. Alasannya, cuacanya dingin dan kadang ada yang jual kacang rebus. Trus, kursi-nya juga pakai kursi lama dengan jalinan rotan/bambu warna merah.

Eh,.tanpa berpanjang lebar kita memesan tiga jenis es krim dan pastinya Enak banget,..




READ MORE - 14 Februari di Kota Pahlawan

Kebersamaan Kita (Episode 2)

Jumat, 13 Februari 2009

Cibodas memang meninggalkan kesan yang mendalam bagi tiap orang yang datang dan menjadi bagian dari alam Kebun Raya Cibodas. Begitu juga bagi 4 (empat) anggota 4 Ketar Ketir ditambah mas Tyo, Jumat Pagi sebelum meninggalkan Cibodas - menyempatkan untuk berjalan menyusuri sisi Barat Cibodas,.

Chichi, Zulham, Tyo, Koko, dan Yayu (dari kiri ke kanan)


READ MORE - Kebersamaan Kita (Episode 2)

Kebersamaan Kita

Senin, 02 Februari 2009

Akhir bulan Januaari 2009, tepatnya 28-30 Januari 2009 yang lalu kantor mengadakan Raker tahunan di Cibodas (Kebun Raya). Nah, empat serangkai dipercaya membantu sebagai fasilitator kegiatan outbound, dan sebelum kegiatan kita foto-foto dulu,..




READ MORE - Kebersamaan Kita

Kuliner di Ranah Minang (Bagian 1)

Kamis, 08 Januari 2009

Pencarian Durian di pasar Atas Bukittinggi

Ini adalah petualangan mencari makanan hari Ke-2 dengan target buah D-U-R-I-A-N. Akhirnya setelah keliling menikmati suasana Jam Gadang di sore hari. Tapi ada yang paling istimewa di hari ini adalah pencarian Durian di PASAR ATAS. Durian disini murah-murah banget..bayangkan kalau di Jakarta mana bisa makan durian sepuasnya dengan 20.000,- (dua puluh ribu). Berkat tawar-menawar ibu Amel, bapak Koko bisa menikmatin durian 7 buah yang asyik enak banget,..

Ibu Amel sedang menunggu buah durian dimasukkan di plastik, maklum di rumah biar langsung dilahap, dan sekalian jalan bisa juga dimakan,...(Iya kan bu)

Duh,..bapak Koko makan durian trus,...Ehm,...


Pondok Baselo Lubuk Idai


Ingin mencari tempat makan yang terletak di jantung kota, atau rumah makan yang nyaman dilengkapi bangunan yang asri arsitektur ranah minang, atau sederet makanan yang spesifik yakni Ikan Bakar dan Ayam Batokok maka tak perlu ragu untuk datang di LUBUK IDAI lah tempatnya. Dengan berbagai fasilitas dan sarana tidak mengecewakan tamu, handai tolan atau pejabat teras sekalipun.

Tempat ini adalah salah satu tempat favorit bapak Koko dan ibu Amel,..selain enak harganya pun murah banget,..Upz hampir lupa kalo datang ke sini tidak terlalu susah untuk mencapai lokasi selain berada di pusat kota dan juga sudah terkenal di kota Padang. Soal parkiran jangan takut, Lubuk Idai sekarang sudah keren dan asyik banget untuk makan siang maupun malam,..(ehm, bukan promosi lho)

Inilah makan siang Senin,..ayo pilih yang mana? mau tau harganya? makanan semua itu plus Just Sirsak hanya Rp. 34.000,- saja..


Alhamdulillah,..tapi foto dulu habis makan, dan ibu Amel yang wajib foto,..Oke
READ MORE - Kuliner di Ranah Minang (Bagian 1)

2009, Apa Rencana Ko?

Rabu, 07 Januari 2009


2008 baru saja berakhir,...banyak mimpi yang terwujud dan juga ada yang belum terwujud. Mungkin karena masih kurang keras dalam mencapainya. Setidaknya perjuangan di tahun 2008 bisa ditutup dengan manis.

2009, sebuah tahun yang mesti dijalanin dengan semangat dan tentunya dengan mimpi yang lebih realistis. Pastinya di tahun ini adalah tahun ke dua Ko di kampus LIPI Jakarta, dan tentunya tahun ke dua jua di ibukota yang kata orang banyak aneh nya,...he,..he,..

Eh, bicara rencana di tahun ini--tidak banyak: Keinginan terbesar adalah memperbanyak publikasi baik ilmiah maupun sastra, dll. Semoga di awal tahun ini buku kumpulan cerita pendek segera terbit dan beredar di seluruh Nusantara (amien), lalu kerjasama dengan Grasindo dan Ganeca untuk menghadirkan buku-buku anak Nusantara tetap dipertahankan (bahkan dilibat gandakan) kerjasamanya.

Menghadirkan penulis-penulis muda potensial dari seluruh Nusantara untuk menulis buku anak (ada yang tertarik), mencoba aktivitas baru bersama komunitas 1001 buku (insya allah) segera terjun ke lapangan, mencoba merealisasikan rencana melanjutkan pendidikan.

Berani untuk mencintai dengan penuh ikhlas dan kesabatan (+++)--lebih dan lebih maksudnya,..

dan yang terpenting selalu berusaha untuk tetap menjalankan kewajiban dan hal-hal yang telah digariskan.

Semangat dan sampai ketemu di cerita-cerita selanjutnya,../
READ MORE - 2009, Apa Rencana Ko?

 
 
 

BERGABUNG DENGAN BLOG INI

PENJAGA LAMAN

Foto Saya
prakoso bhairawa
Lahir di Tanjung Pandan (pulau Belitung), 11 Mei 1984. Ia memiliki nama pena KOKO P. BHAIRAWA. Duta Bahasa tingkat Nasional (2006) ini kerap menulis di berbagai media cetak Nasional dan Daerah. Buku-bukunya: Megat Merai Kandis (2005), La Runduma (2005), Ode Kampung (2006), Uda Ganteng No 13 (2006), Menggapai Cahaya (2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (2006), Teen World: Ortu Kenapa Sih? (2006). Asal Mula Bukit Batu Bekuray (2007), Medan Puisi (2007), 142 Penyair Menuju Bulan (2007), Ronas dan Telur Emas (2008), Tanah Pilih (2008), Putri Bunga Melur (2008), Aku Lelah Menjadi Cantik (2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (2009), Cerita Rakyat dari Palembang (2009), Wajah Deportan (2009), Pendekar Bujang Senaya (2010), Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger (2010), dan Membaca dan Memahami Cerpen (2010). Tahun 2009 menjadi Nominator Penulis Muda Berbakat – Khatulistiwa Literary Award. Saat ini tercatat sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Beralamat di koko_p_bhairawa@yahoo.co.id, atau di prak001@lipi.go.id
Lihat profil lengkapku